Dino Umahuk. Penyair kelahiran 01 Oktober 1974 di sebuah Desa terpencil bernama Capalulu di Provinsi Maluku Utara ini baru saja mengikuti Ubud Writers and Readers Festival 2008 di Bali tanggal 14-19 Oktober lalu. Dino juga pernah memperoleh Juara I Lomba Cipta Puisi antar Perguruan Tinggi se Maluku dan Irian Jaya tahun 1997 dan mengikuti PEKSIMINAS III di Denpasar Bali 1994.
Menulis puisi di Suara Pembaruan, Koran Tempo, Tabloid Apakabar dan Tabloid Helper di Hongkong, Koran Acehkita dan Majalah GONG. Ratusan puisinya bisa ditemui di situs www.fordisastra.com, ceritanet.com, cybersasrta.net, sarikata.com, puisikita.net, kemudian.com juga di situs pribadinya www.birahilaut.multiply.com dan dinoumahuk.blogspot.com. Dino Juga sering menulis essai tentang sastra, sosial politik dan budaya.
Aktif di milis apresiasi sastra, milis penyair, milis bungamatahari, dan kemsas kelab sastera Malaysia dan milis komunitas puisi forum lingkar pena.
Beberapa puisinya dimuat dalam Antologi Puisi Digital " Cyberpuitika", 2002., ‘Dian Sastro For Presiden” end of Trilogy 2004, Nubut Labirin Luka “Antologi untuk Munir” 2005, Antologi Empati Yogya 2006, Yogya 5,9 Scala Richter 2006, Kemayaan dan Kenyataan “Antologi Puisi Fordisastra” 2007 , Tanah Pilih 2008, “Bunga Rampai Puisi Temu Sastrawan Indonesia I” dan Reasons for Harmony “Anthology of Indonesian Writing in Translation” UWRF 2008.
Menjadi produser sekaligus menyutradarai dua buah film dokumenter masing masing Surat Dari Cibubur dan Impunity Potret HAM yang terpasung di tahun 2001, serta menjadi Produser eksekutif untuk Album Lagu Perdamaian Aceh “ AMAN” 2008.
Tanggal 27 Februari 2008, Dino meluncurkan antologi puisi pertamanya berjudul “Dino Umahuk, Metafora Dari Laut” dan kini antologi keduanya berjudul “Lelaki yang Berjalan di Atas Laut” telah ada di tangan pembaca.